PHRI Bali turut menjadi bagian dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata, PUSDAL dan BPKAL terkait implementasi PROPER bagi sektor akomodasi di Bali-Nusra.


Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai kendala yang dihadapi hotel, khususnya terkait pelaporan PROPER, tata kelola lingkungan, serta kebutuhan pendampingan dan peningkatan kapasitas. Disepakati bahwa pengelolaan sampah dan air menjadi prioritas awal, dengan penguatan BIMTEK, coaching clinic, pendampingan per hotel, serta penyederhanaan
Bagi PHRI Bali, hasil rapat ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi pemerintah dan industri, sehingga penerapan PROPER dapat berjalan secara proporsional, mudah dipahami, tidak membebani operasional hotel, namun tetap mendukung peningkatan kepatuhan dan kinerja lingkungan. Selanjutnya akan dilakukan pertemuan tripartit Kemenpar–KLH–PHRI untuk menyusun pedoman dan langkah tindak lanjut bersama.